Saturday, June 2, 2012

~ sapaan bayu senja ~


Tuhanku,

terasa diri ini begitu bertuah,

hembusan nafas yang kian beralun pada tubuh ini,

membuktikan kasih sayangmu tiada galang ganti,

senantiasa berarak lembut bersama kunjungan bahagia, 

yang tidak jemu untuk mengetuk kamar hati ini,

lantas berbisik halus,

agar sentiasa bersyukur atas segala nikmat yang telah kau berikan,


Tuhanku,

diri ini begitu kerdil untuk bermohon doa kepadamu,

terlalu sedikit kebajikan yang pernah ku lakukan di bumimu ini,

daku bersujud menyatakan kehambaan diri ini dihadapanmu,

dengan harapan yang tinggi menggunung,

memohon restu kiranya ibadah yang ku lakukan ini,

tiada hala tuju lain melainkan,

semata-mata untuk mendapatkan keredhaan disismu wahai TUHANKU,



Tuhanku,

daku akui,

dalam diri setiap insan,

telah kau selitkan perasaan TANGGUNGJAWAB,

yang begitu luas sebagai peluang untuk kesekian kalinya,

sebagai perisai pekerti yang kukuh,

dalam menabur setiap benih-benih kesyukuran,

yang terlalu berat diungkapkan dibibir kita sebagai hambanya,

sebaliknya keegoan beraja menjadi sempadan pemisah antara kita dengan SANG PENCIPTA,



Tuhanku, 

aku akan berusaha untuk memiliki sesuatu yang terbaik untuk diri ini,

segala ketentuan qada' dan qadarmu aku terima dengan tenang tiada nista,

kerna ku tahu,

setiap perkara di alam fana ini,

semuanya terletak dalam peliharaanmu,

aku bermunajat agar ketenangan yang dulunya hadir,

akan terus terpahat dihati setiap insan,

yang tulus dalam mencari keredhaanmu,

kerna aku begitu yakin,

sapaan bayu senja inilah,

yang mengajarku setiap erti kata kehidupan yang sebenarnya dalam hidup ini............................

No comments:

Post a Comment