Dalam genangan duka,
linangan air mata menemani lara,
sentuhan bayu membawa suatu berita,
yang telah lama bertapak di ruang jiwa,
menukilkan kembali saat pernah bertandang bahagia.
Satu persatu lembaran terpapar di maya,
terselit pepohon suka berdahan ceria,
tunas tercipta meruntun suatu cerita,
buah-buah cinta harapan bersua,
bertandang menghiasi menguntum mesra.
tempias hiba hanyut di arus duka,
belayar bersama mantera dusta,
tiada bertapak di lopak sisa,
semua gelora luluh bernada,
tanpa ada santunan berbeda...
aerol90/20022012_0201am

No comments:
Post a Comment